Kumpulan Cerita Panas

Kumpulan Cerita Panas Dan Seru


Categories

Chat Box


Archives

Sponsor

Picture

« Bercinta dengan Istri Orang | Home | Sayangku, Vero »

Yang Besar dan Yang Kecil

Posted: admin on Dec 15 | cerita sesama wanita | 39,198 views

Marissa (24 tahun, selanjutnya disebut Risa) adalah seorang mahasiswi di sebuah perguruan tinggi swasta di kota Yogyakarta. Setelah semester 6 ini dia libur selama sekitar satu bulan. Dia mengisi waktu dengan melakukan kerja praktek pada sebuah industri di sebuah kota di Jawa Tengah. Karena tidak mempunyai saudara atau teman di kota tersebut, maka oleh direksi industri tersebut dia dititipkan ke rumah kontrakan salah satu karyawati yang bernama Gia Amalia (23 tahun, selanjutnya disebut Gia). Kebetulan Gia tinggal sendirian di rumah itu.

Malam itu Risa telah tiba di rumah Gia dan langsung dijamu dengan makan malam. Mereka berdua berbincang-bincang mengenai banyak hal. Selesai makan malam pun mereka masih asyik berbincang-bincang. Selama berbincang-bincang tersebut Risa sesekali melirik kedua payudara Gia yang berukuran 40. Kedua payudara Gia yang dilapisi bra berwarna hitam dan kaos putih ketat itu membuat iri Risa. Dia iri karena kedua payudaranya hanya berukuran 32.

“Kenapa Ris?” Tanya Gia yang rupanya memperhatikan lirikan mata Risa.
“Nggak kok.” Elak Risa sambil tersenyum.
“Jujur saja. Aku tahu apa yang kau pikirkan.”
“Bener mbak. Nggak apa-apa kok.” Risa masih mengelak. Dia juga menyebut Mbak kepada Gia meskipun dia lebih tua dari Gia. Risa sendiri yang minta untuk memanggil Gia dengan sebutan Mbak ketika tiba di rumah Gia karena alasan senioritas. Gia telah bekerja sedangkan dia masih kuliah.

“Kamu heran ya? Kenapa kedua payudaraku lain dengan kedua payudaramu?”
“Iya. Diapakan mbak? Pakai obat ya mbak?” Tanya Risa yang rambut lurus cepaknya berwarna kemerah-merahan.
“Pakai oil.” Jawab Gia singkat.
“Boleh minta?”
Gia hanya mengangguk dan berdiri dari kursi menuju kamarnya.
“Nggak usah sekarang mbak. Besok saja. Risa sudah ngantuk. Mau tidur. Besok kan mulai kerja.” Cegah Risa yang juga berdiri dari kursi.

Gia yang rambut panjangnya berombak dan hitam serta diikat membalikkan tubuhnya dan membereskan meja makan dibantu oleh Risa sambil membicarakan masalah-masalah pekerjaan besok. Setelah itu mereka berdua menonton televisi. Hanya sebentar Risa menonton televisi. Gia menyuruh Risa tidur di kamar yang telah disiapkannya. Dia sendiri juga menyusul tidur.

Risa yang masih lelah karena perjalanan dari Yogya berusaha tidur. Bayangan kedua payudara Gia yang besar membuatnya sulit tidur. Akhirnya setelah beberapa saat dia pun tertidur. Pagi harinya dia terbangun. Dia lalu menuju dapur. Disana telah ada Gia yang tingginya sama dengan tingginya, yaitu sekitar 165 cm. Beratnya saja yang beda. Beratnya sekitar 48 kg. Sedangkan berat Gia sekitar 50 kg. Dia sedang membuat teh. Risa menghampirinya. Gia yang menyadari kedatangan Risa lalu berbalik.

“Bagaimana? Bisa tidur nggak?” Tanya Gia.
“Nggak bisa mbak. Ingat payudara Mbak sih.” Jawab Gia sambil tersenyum yang dibalas oleh Gia dengan senyuman. Kemudian lanjutnya.
“Boleh nggak mbak, Risa lihat kedua payudara mbak?”
Tanpa menunggu persetujuan Gia, Risa sudah membuka ikatan kimono tidur berwarna coklat yang dipakai Gia. Rupanya tubuh berkulit sawo matang tersebut hanya memakai celana dalam berwarna putih. Gia juga membuka ikatan kimono tidur berwarna hitam yang dipakai Risa. Sama dengan dirinya. Risa yang berkulit putih mulus juga hanya memakai celana dalam berwarna kuning. Mereka berdua menjatuhkan kimono masing-masing ke lantai. Dan Risa langsung membelai payudara kanan Gia.

“Eeehmm..” Desah Gia.
Gia lalu membalikkan tubuh Risa. Dibelainya tato bergambar kepala cewek di punggung sebelah kanan Risa. Dia lalu membelai paha kiri Risa dengan tangan kirinya.
“Eeehmm..” Desah Risa.
Lalu diturunkannya celana dalam yang dipakai Risa sampai terlepas dari tubuhnya. Kemudian giliran Risa yang menurunkan celana dalam yang dipakai Risa sampai terlepas juga dari tubuhnya. Risa lalu jongkok dan membelai belahan kedua payudara Gia dengan tangan kanannya.
“Eeehmm..” Desah Gia.
Tangan kiri Gia lalu memegang tangan kanan Risa dan diremaskannya ke payudara kirinya.
“Ooohh..” Desah Gia.
Risa lalu mundur dan duduk di kursi sambil menarik tubuh Gia. Sambil duduk dia menjilati payudara kanan Gia.
“Eeehmm..” Desah Gia.
Tangan kirinya membelai vagina Gia. Tangan kirinya lalu meremas payudara kanan Gia dan lidahnya menjilati puting payudara kanan Gia.
“Ooohh..aahh..oohh..eehmm..” Desah Gia.
Beberapa saat kemudian Risa membalikkan tubuh Gia. Dari belakang kedua tangannya lalu membelai kedua payudara Gia dan dilanjutkan dengan meremas kedua payudara Gia.

“Eeehmm..oohh..” Desah Gia.
“Sudah Ris. Nanti kita terlambat. Kita kan belum mandi dan sarapan.” Kata Gia sambil melepaskan diri dari jamahan Risa. Kemudian Gia masuk ke kamar mandi yang tepat berada di samping dapur. Risa mengikutinya.
“Bolehkah aku ikut mandi dengan mbak?” Tanya Risa yang masih berdiri di pintu kamar mandi.
Gia yang sedang mandi di bawah pancuran hanya menganggukan kepala sambil tersenyum menantang. Risa kemudian bergabung mandi dibawah pancuran. Dia langsung disambut dengan Gia yang menempelkan tubuhnya ke tubuh Risa. Dia mematikan pancuran dan tangan kirinya membelai vagina Risa dan tangan kanannya memeluk pinggang Risa.

“Ooohh..aahh..” Desah Risa.
Kemudian Gia semakin merapatkan tubuhnya yang basah ke tubuh Risa yang juga basah. Kedua payudaranya menempel di kedua payudara Risa yang kecil.
“Ooouhh..” Mereka berdua sama-sama mendesah.
Bibirnya ditempelkan juga ke bibir Risa. Mereka berdua berciuman dan saling berjilatan lidah. Tiba-tiba Risa terpeleset. Untung dia bisa cepat menguasai tubuhnya sehingga dia tidak merasa kesakitan. Tapi dia tidak segera berdiri. Dia ingin Gia menolongnya. Dengan harapan dia dapat menarik tubuh Gia supaya ikut terjatuh. Ternyata Gia mengambil selang pancuran dan airnya disemprotkan ke vagina Risa. Hanya sebentar. Dia lalu berjongkok dan menyabuni vagina Risa dengan sabun. Diciumnya juga bibir Risa yang membalas dengan hebatnya. Lama sekali Gia menyabuni vagina Risa sambil sesekali jari tengah tangan kanannya dimasukkan ke vagina Risa. Sementara tangan kirinya menuangkan sabun cair ke dalam bathtub.

Lalu Gia menarik tubuh Risa untuk masuk ke dalam bathtub. Mereka berdua lalu saling mengusapkan busa sabun ke tubuh mereka. Sesekali mereka berdua berciuman sambil saling menjilatkan lidah. Mereka berdua juga saling berpelukan dan menempelkan kedua payudara mereka.
“Ooouhh..” Mereka berdua sama-sama mendesah.
Kemudian Risa membersihkan busa sabun yang berada di kedua payudara Gia dengan kedua tangannya. Dijilatinya puting payudara kanan Gia.
“Eeehmm..” Desah Gia.
Perlakuan Risa membuat tubuh Gia semakin naik dan menjadikan dia berdiri dengan bersandar pada dinding kamar mandi. Risa sudah tidak lagi menjilati puting payudara kanan Gia. Kini dia membersihkan busa sabun di vagina Gia dengan air. Lalu dia menghisap vagina Gia dengan lidahnya.
“Aaaghh..oohh..” Desah Gia.
Gia hanya bisa meremas-remas sendiri kedua payudaranya dengan kedua tangannya. Sesekali tangan kiri Risa juga meremas payudara kiri Gia.
“Ooohh..” Desah Gia.
Mulutnya naik kembali ke atas dan menghisap payudara kiri Gia sambil jari tengah tangan kanannya mengocok vagina Gia.
“Oooughh..aahh..oouhh..” Desah Gia.
Dia lalu menempelkan kedua payudaranya ke kedua payudara Gia.
“Ooouhh..”
Dipeluknya Gia sambil menjilati lehernya. Tangan kiri Gia juga meremas pantat Risa.
“Eeehmm..” Mereka berdua sama-sama mendesah.
Risa kemudian menyodorkan payudara kanannya yang kecil ke mulut Gia yang mau saja menghisapnya.
“Oooughh..” Desah Risa.
Tetapi hanya sebentar. Gia menuntun Risa untuk membungkuk dengan kedua tangan berpegangan pada dinding kamar mandi. Digesek-gesekannya kedua payudaranya ke punggung Risa.
“Ooouhh..” Desah Gia.

Mereka berdua kemudian sadar bahwa mereka akan bekerja. Sehingga akhirnya mereka menyudahi permainannya. Mereka berdua kemudian mandi sambil sesekali masih saling membelai tubuh mereka. Terutama Risa yang sering membelai kedua payudara Gia bergantian. Dia terpesona dengan kedua payudara Gia yang besar.
Sore harinya ketika pulang dari bekerja. Permainan mereka berdua berlanjut kembali.
“Mbak. Minta oilnya dong.” Kata Risa.
“Sini.” Kata Gia sambil menarik Risa ke kamarnya.
“Buka semua pakaianmu.” Lanjut Gia.
Risa hanya menurut saja. Dia membuka semua pakaiannya. Ternyata Gia juga membuka semua pakaiannya. Kecuali celana dalam. Gia lalu mengambil sebuah botol dari lemarinya. Botol yang bertuliskan Breast Oil. Kemudian dihampirinya Risa yang sedang melepas miniset yang dipakainya. Dia tinggal memakai celana dalam. Gia kemudian memegang payudara kanan Risa dan menuangkan isi botol ke payudara kanan Risa setelah membuka tutupnya. Tangan kirinya kemudian meremas-remas payudara kanan Risa.

“Ooohh..” Desah Risa.
Kemudian remasan tangan kirinya berpindah ke payudara kiri Risa.
“Ooohh..” Desah Risa.
Dia lalu membalikkan tubuh Risa dan menuangkan isi botol ke punggungg Risa. Diletakkannya botol itu ke meja dan dengan kedua tangannya diratakannya cairan itu ke seluruh tubuh Risa bagian atas.
“Eeehmm..” Desah Risa.
Lalu dibalikkan kembali tubuh Risa sambil tangan kanannya mengambil botol di meja. Diserahkannya botol itu ke Risa.
“Gantian ya.” Kata Gia.
Risa hanya mengangguk sambil menerima botol itu dari tangan Gia. Dia kemudian menuangkan isi botol ke kedua payudara Gia sekaligus dalam jumlah besar. Kemudian dilemparkannya botol itu ke tempat tidur setelah ditutup. Kedua tangannya kemudian meratakan cairan itu ke seluruh tubuh Gia bagian atas terutama ke kedua payudara Gia.
“Eeehmm..oohh..” Desah Gia.
Setelah dirasa cukup, Gia lalu memeluk Risa dan menggesek-gesekkan kedua payudaranya ke kedua payudara Risa selama beberapa menit.
“Ooouhh..”
Lalu mereka berdua melepaskan pelukan dan saling meremas kedua payudaranya.

“Ooohh..”
Gia menghentikan remasannya pada kedua payudara Risa. Dia keluar kamar dan mengambil dua botol air mineral dari kulkas. Dia masuk kembali ke kamar dan dilihatnya Risa masih meremas sendiri kedua payudaranya.
“Ooohh..” Desah Risa.
Di depan Risa, Gia membuka salah satu botol dan dengan menari-nari dia mengucurkan sedikit demi sedikit air itu ke kedua payudaranya. Gia membersihkan cairan dengan air mineral itu.
“Eeehmm..” Desah Gia.
Risa tertarik dan mengambil botol satunya dari tangan Gia. Dengan berhadap-hadapan Risa juga membersihkan cairan pada kedua payudaranya sendiri.
“Eeehmm..” Desah Risa.
Gia melihat sebuah kesempatan. Tangan kirinya meremas dan menjilati payudara kanan Risa yang bertambah besar dari biasanya meskipun tidak sebesar dari yang dia punya.
“Ooohh..eehmm..” Desah Risa.
Dibalikkannya tubuh Risa dan dari belakang tangan kirinya meremas kedua payudara Risa bergantian.
“Ooohh..” Desah Risa.

Sementara tangan kanannya masih mengucurkan air dari botol. Tangan kanan Risa juga mengucurkan air ke kedua payudaranya. Tubuh mereka berdua basah dan Risa membalikkan tubuhnya. Dipeluknya Gia. Kedua payudara mereka yang berbeda ukuran menempel dan saling menggesek.
“Ooouhh..” Mereka berdua sama-sama mendesah.
Hampir tiap hari Gia meremas kedua payudara Risa dengan Breast Oil yang berlanjut dengan percumbuan yang sangat panas.. Sampai akhirnya kedua payudara Risa sama besarnya dengan kedua payudaranya bertepatan dengan berakhirnya masa kerja praktek Risa di tempat Gia bekerja.

27 Comments

Jump to comment form | comments rss | trackback uri


27 Comments so far

  1. Bagus ok! on January 15, 2009 9:58 am

    Haii…leh knlan g?
    085227927076

  2. wawan on January 17, 2009 2:51 am

    mau dong ngentot sma u

  3. kacung kikuk on January 18, 2009 9:46 am

    tenan ora palingan ngapusi

  4. sandi on January 19, 2009 1:13 am

    kok mau sih ama sesama jenis ?
    apa gak mau coba ama cowok ?
    tolong di blz ke e-mail q ya………..

  5. alexander on January 23, 2009 8:46 am

    oiii jgn sma sesama jnis dnk..
    gw siap ngelayanin loe brdua…

    klo loe mw gw layanin bls email gw yaa..

  6. vin0 on February 1, 2009 1:04 am

    jgn lesby dunk.. q siap puasin gia n’ risa

  7. eric on February 1, 2009 4:55 am

    he’e palingan ngapusi iku..
    ngetoro..
    ceritane rodo kaku n gak natural..

  8. jim on February 6, 2009 1:02 am

    ehms……….. hi ce , kalo km nekat dan mau fun….. pm gue di yahoo ya…. see u in my room

  9. Kilua on February 7, 2009 7:49 am

    Crta x bneran iah?¿

  10. gigolo_khusus_tante on February 12, 2009 12:07 am

    klu ade cewek2 ato ibu2 yng mau ngsex silakan krm email ke alamt perawat_2007@yahoo.com. 083890505403(utk daerah jakarta dan bogor)di tunggu…….

  11. kemon on February 12, 2009 2:42 am

    wis ,,, gak mutu kuwiii….

  12. fuck off on February 17, 2009 8:07 am

    ngapusi kwi…gawe2..itu kakk q

  13. Wira on February 18, 2009 11:31 am

    Bodoooooh..kalian smua

  14. uwlyh on February 22, 2009 1:29 am

    mau donk payudaranya…
    biar di gesekin di punya gua…
    hehe,,

  15. dion on February 24, 2009 2:10 pm

    apa enaknya seh low sms2 ce..?
    mending ma co bneran…call me ya..081903855007/085878960007

  16. ony_cooL@yahoo.com on February 25, 2009 2:43 pm

    huy bwat tante2 yg mo knl ma gw…to mo ML ma gw….
    call gw di mumb……02194928034….
    di tunggu phone na…….

  17. kiki on February 28, 2009 4:33 am

    AKU MAU DNK SAMA AKU JA

  18. ToLe3 on March 1, 2009 7:44 am

    Gila TUh cerita………
    ajib…..
    gw jadi nyogonk abiz…….
    nnt gw praktekin ahk ama pacar gw……^^

    Ajib gilaaaaaaaaaaaaaaaaa……………….~

  19. jlmy on March 4, 2009 12:56 am

    gue mau jadi pacar & teman curhat

  20. B4yu on March 9, 2009 3:57 am

    Hai ci kapan kapan kt sex bareng yuk punya gua gede loe

  21. Bagoez on March 10, 2009 11:36 pm

    Hai..
    Gw pngen lbih dket knal sama lhoe!!
    “085695049433″

  22. Sanggah on March 10, 2009 11:41 pm

    Hai. .leh kenalan gX??
    085718874270

  23. cece on March 12, 2009 6:16 pm

    Kalo ada cerita tentang lesbi yang lain, kirim ke emailku yaaa…makasih ya?
    cece.optik8@gmail.com

    @ pengirim cerita
    Salam kenal yah

  24. dedek on March 16, 2009 8:35 pm

    loe pade gila ya
    mang gak da cwok ya

    low gak ma gue aj
    di jaminnnnnnnnnnnnnnnnnnn
    nau gak

  25. poetra on May 18, 2009 8:51 am

    kamu…memang wanita..

    kita bleh berteman kan..

  26. mika on May 19, 2009 2:03 pm

    hebat banget ceritanya

  27. Devina on May 20, 2009 2:30 am

    cece lam kenal,… u dimana???? aku ingin kenal ma kamu,….
    saridevina@ymail.com

Name (required)

Email (required)

Website

Speak

Site Details

  

  

  

  

Blogroll



Hot Link

Gambar Gadis
busby seo challenge
Kumpulan Cerita Indah
Naked Web Cams
Koleksi Gambar Miyabi
video 3gp cewe smu
For Love
At Beach with Miyabi
This For Love
Forex Robot



Meet